Text
Shalahuddin Al Ayyubi Sang Pembebas Al- Aqsa
Shalahuddin Al-Ayyubi lahir di Tikrit tahun 1137 M, namun berkembang di istana Fatimiyah Mesir, di tengah ketegangan politik antara Abbasiyah dan Fatimiyah dia berhasil menyatukan dua kekhalifahan besar itu pada tahun 1171 M sekaligus pertanda berakhirnya Dinasti Fatimiyah di Mesir.
Sementara Al-Quds (Jerusalem) dalam era perang salib itu dikuasai pasukan Salibis (Crusader) dari Eropa selama 88 tahun (1099 M-1187 M) tanpa perlawanan berarti dari umat Islam.
Sahalahuddin bertekad menjadi sang pembebas, setelah melalui taktik jitu keinginan tersebut membuahkan hasil, sebuah pertempuran bersejarah yang disebut Battle of Hatin berkecamuk pada musim panas tahun 1187 M di Hittin yang menghantarkan Shalahuddin ke gerbang Al-Aqsa, tanah suci itu berhasil dibebaskan.
Nasib tragis kembali menimpa Al-Quds, sejak tahun 1948; delapan abad setelah Shalahuddin wafat, kiblat pertama umat Islam itu kembali pindah tangan, kali ini direbut oleh Israel, kiranya kisah Shalahuddin menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam mempertahankan tanah suci mereka.
Tidak tersedia versi lain